Prestasi Menggembirakan: Dr. Efraem Pea, Dosen STPAR Ende, Raih Juara 3 Lomba EsaiNasionalKomsos KWI
Prestasi Menggembirakan: Dr. Efraem Pea, Dosen STPAR Ende, Raih Juara 3 Lomba EsaiNasionalKomsos KWI

Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa (STPAR) Ende kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.

RD. Dr. Efraem Pea, Pr, yang merupakan Imam Diosesan Keuskupan Agung Ende sekaligus Dosen Hukum Gereja di STPAR Ende, berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Menulis Esai Nasional.

Lomba ini diselenggarakan oleh Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (Komsos KWI) dalam rangka memeriahkan Perayaan Komunikasi Sosial Sedunia ke-60 dan Pekan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII yang berpusat di Pontianak, pada Mei 2026.

RD. Dr. Efraem Pea mengirimkan karya esai berjudul “Banyak Suara, Sepi Pendengar (Membaca Pesan Moral Paus Leo XIV dan Levinas di Era Digital)”. Dalam tulisannya, ia mengulas secara mendalam ironi peradaban kontemporer di mana kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) justru memunculkan paradoks. Manusia dapat berbicara tanpa henti, namun kehilangan kemampuan untuk mendengar.

Melalui esai tersebut, RD. Efraem membedah fenomena ‘echo chamber’ dan bahaya teknologi ‘deepfake’ yang mengaburkan makna kehadiran sesama. Dengan menyandingkan pesan moral Paus Leo XIV untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-60 dan pemikiran filsuf Emmanuel Levinas tentang etika "Wajah", ia menegaskan bahwa krisis komunikasi digital saat ini bukanlah krisis informasi, melainkan krisis etis.

"Dunia digital tidak membutuhkan lebih banyak pembicara, melainkan lebih banyak pendengar. Mendengar bukanlah aktivitas sensorik semata, melainkan tindakan moral untuk menjaga martabat manusia," tulis RD. Efraem dalam esainya.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar STPAR Ende, yang menunjukkan bahwa para dosennya tidak hanya unggul dalam pengajaran akademik di dalam kampus, tetapi juga aktif memberikan sumbangsih pemikiran intelektual dan moral bagi Gereja serta masyarakat luas dalam menanggapi tantangan zaman.


Selamat dan sukses selalu untuk RD. Dr. Efraem Pea. (Anselmus Dore Woho Atasoge).



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)